Tips Merawat Kaktus- Tanaman kaktus tidak hanya sebagai tanaman hias di pekarangan saja, kaktus juga bisa dijadikan tanaman hias di dalam ruangan. Kaktus yang diletakkan di dalam rumah biasanya berukuran mini dan berpot kecil.  Selain membuat ruangan terlihat semakin cantik, kaktus juga membantu menyehatkan penghuni rumah.

Cara merawat kaktus sangat mudah, namun ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat merawat kaktus apalagi di dalam rumah. Jika tidak di rawat dengan baik dan benar, maka kaktus akan menjadi rusak dan mati. Berikut ini tips merawat kaktus di dalam ruangan. Yuk, langsung saja di simak!

#1 Mendapatkan Penyinaran Yang Cukup

Kamu bisa memberikan sedikit sinar matahari pada tanaman kaktusmu. Memang ada jenis kaktus yang bisa tumbuh di dalam ruangan, namun mereka tetap membutuhkan sinar matahari. Perlu diingat, jangan meletakkan kaktusmu di paparan sinar matahari secara langsung,ya!

Karena apabila kamu taruh di bawah sinar matahari langsung, kaktusmu akan terbakar. Ini disebabkan tanaman kaktus sudah terbiasa dengan habitat indoor yang membuat jaringannya menjadi tidak kuat.

#2 Tidak Disiram Terlalu Sering

Penyiraman pada tanaman kaktus baik dilakukan hanya 2x dalam seminggu. Teknik penyiraman yang digunakan adalah penyemprotan. Dan juga pastikan tanah sebelum di siram kering. Jangan melakukan penyiraman yang berlebihan karena mengakibatkan kaktus menjadi lebih cepat mati.

Akar kaktus bersistem sederhana, berjumlah sedikit, dan pendek sehingga membuatnya tidak bisa menyerap kelembapan yang berlebih. Kamu juga bisa menyiram tanaman kaktus ini menggunakan air hangat. Ini berguna agar kaktus tidak kaget pada saat penyiraman.

#3 Meletakkan Kaktus bersuhu Sejuk dan Teduh

Kaktus biasa hidup di tempat kering, apabila kita merawat kaktus di ruangan tertutup maka kaktus tidak bisa berkembang dengan baik. Untuk itu, letakkan kaktus di tempat sejuk dan teduh, pastikan juga tidak lembab. Kamu bisa meletakkan tanaman kaktusmu di teras, kabinet dekat jendela rumah atau green house.

#4 Gunakan Pot Berlubang di Bawahnya

Penggunaan pot yang berlubang di bagian bawahnya bertujuan agar air siraman tidak menggenan di dalam pot dan merembes ke luar. Karena, media yang basah dapat membuat tanaman kaktus menjadi busuk. Pot yang bisa kamu gunakan adalah pot berbahan tembikar atau terakota. Pot ini bisa menyerap air dan mengeluarkannya melalui pori-pori.

#5 Menggunakan Komposisi Media Tanam yang Tepat

Komposisi media tanam untuk kaktus juga harus diperhatikan dengan baik. Kamu bisa memasukkan beberapa kerikil sebagai dasar dalam pot kaktus. Lalu di atasnya masukkan media tanam dengan komposisi tanah, pasir kasar, dan serbuk arang.

Serbuk arang ini digunakan untuk membantu kaktus dalam mempertahankan kesehatannya. Karena serbuk arang ini memiliki struktur media yang berongga dan terbuka.

#6 Memberikan Pupuk secara Berkala

Tanaman kaktus juga membutuhkan pupuk agar bisa tumbuh dengan baik. Kamu bisa menggunakan pupuk kompos. Pemupukan tanaman kaktus bisa dilakukan 1x dalam dua bulan. Pastikan juga kamu tidak terlalu banyak dalam pemberian pupuk karena akan merusak kaktus. Pada saat melakukan pemupukan kamu harus berhati-hati agar tidak merusak fisik kaktus.

#7 Tidak Membiarkan Air Mengendap di Daun Terlalu Lama

Daun kaktus tidak bisa menyerap air terlalu banyak. Pastikan pada saat penyiraman tidak ada air yang mengendap pada bagian daun kaktus dalam waktu yang lama. Jika kaktus lembab akan membuat kaktus menjadi busuk. Tidak hanya itu saja, air yang mengendap di daun akan membiaskan cahaya matahari ke bagian daun secara ekstrim.

Leave a Reply