• Post author:
  • Reading time:3 mins read

Investasi properti kini menjadi incaran para investor, bukan hanya investor kawakan saja para investor muda yang didominasi kaum milenial banyak yang tertarik dengan instrument investasi ini.

Memang investasi properti menawarkan kelebihan rendah resiko jika dibanding dengan instrument lainnya.

Akan tetapi tetap saja untuk terjun kedunia investasi properti dibutuhkan wawasan yang cukup seputar dunia properti.

Wawasan tersebut bisa diperoleh dengan cara rajin mengikuti perkembangan bisnis properti atau dengan cara berkonsultasi dengan ahlinya secara langsung.

Bagi Anda yang masih memiliki wawasan sedikit mengenai seluk beluk investasi properti, berikut adalah 5 tips dasar investasi properti yang perlu diperhatikan sebelum melakukan investasi.

Tips Dasar Investasi Properti

Pilih Produk Hunian

Produk hunian berupa rumah tapak merupakan produk properti yang minim resiko dan cocok untuk investor yang baru terjun kedunia bisnis properti.

Selain harganya yang terjangkau dan banyak pengembang  properti yang menyediakan produk rumah tapak ini, rumah tapak memiliki capital gain dan cash flow yang tinggi.

Anda bisa memilih pengembang terpercaya di daerah yang dekat dengan tempat tinggal Anda agar mudah mengurusnya nanti.

Baca Juga : 5 Strategi Investasi Properti Berikut Perlu Dipelajari Agar Bisa Profit

Memilih Lokasi Yang Strategis

Lokasi memiliki peranan penting demi kesuksesan investasi properti yang Anda jalankan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan membeli sebuah produk properti pastikan lokasinya berada di daerah yang strategis.

Daerah dekat dengan kampus universitas ternama atau dekat dengan pusat keramaian merupakan daerah strategis yang bisa dijadikan pilihan.

Carilah informasi mengenai pengembangan wilayah di daerah tersebut kedepannya agar Anda memiliki gambaran pengembangan terhadap investasi properti yang Anda jalankan di masa depan.

Baca Juga : 5 Prinsip Investasi Properti Yang Wajib Diikuti Agar Untung

Beli Properti Yang Baru Launching

Manfaatkan masa launching produk properti untuk mendapatkan skema pembayaran yang lebih rendah atau discount. Biasanya pihak pengembang menawarkan discount khusus saat melaunching produk baru mereka untuk menarik minat konsumen.

Anda bisa mendapatkan informasi yang uptodate mengenai diskon produk properti dengan mengikuti akun sosial media atau website resmi pengembang properti tersebut.

Even-even tertentu seperti akhir tahun, awal tahun, atau ketika peringatan hari kemerdekaan biasanya dimanfaatkan pengembang untuk menawarkan diskon berupa potongan harga dari produk properti yang mereka jual.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Primaland Indonesia di bulan Agustus 2021 ini yang memberikan promo bertajuk “Mega Diskon rumah Rp. 76 Juta”. Diskon tersebut berlaku untuk beberapa produk terbaik milik Primaland Indonesia yang identik dengan hunian Islaminya.

Sesuaikan Dengan Kemampuan Modal

Investasi Properti memang menawarkan keuntungan yang menggiurkan di masa depan, sehingga membuat banyak investor pemula rela melakukan apa saja agar bisa segera berinvestasi.

Padahal untuk merencanakan kesuksesan diperlukan langkah yang tepat, terutama modal investasi.

Ada baiknya Anda menyesuaikan kemampuan modal dengan produk properti yang dipilih, setidaknya ada 4 produk properti populer yang bisa dijadikan pilihan yaitu : produk hunian, produk komersial, produk industri, dan lahan.

Jangan memaksakan membeli produk komersial jika modal yang Anda miliki hanya cukup untuk membeli produk hunian.

Dan yang terpenting, jika Anda memiliki modal cukup belilah produk properti secara cash agar tidak menambah beban pengeluaran selama masa investasi.

Disewakan atau Dikontrakkan Dengan Harga Sesuai

Untuk investor pemula investasi properti jangka pendek lebih mudah dilakukan. Mengejar keuntungan jangka pendek berarti dengan cara menjaga cash flow agar terus stabil atau naik.

Hal tersebut bisa didapatkan dengan cara menyewakan atau mengontrakkan produk properti dalam jangka waktu tertentu.

Yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikan harga rumah yang dikontrakkan dengan harga beli rumah.

Biasanya harga sewa berkisar antara 3%-5% pertahun dari harga beli rumah. Jadi misalkan Anda membeli rumah denga harga 300 juta berarti harga sewanya antara 9 juta sampai 15 juta pertahun atau 750 ribu sampai 1,25 juta perbulannya.

Leave a Reply