• Post author:
  • Reading time:2 mins read

Produk properti merupakan produk investasi terbaik yang menawarkan kestabilan harga dan daya tahan sekalipun di masa sulit. Oleh karena itu tidak mengherankan jika penggemar investasi properti terus bertambah, khususnya di Indonesia.

Saat Indonesia secara resmi mengumumkan terdampak pandemi Covid-19 hampir seluruh sektor bisnis terpukul. Siklus ekonomi menjadi terhambat, bahkan sektor bisnis yang tidak bisa bertahan semakin hari semakin bertambah.

Hal ini disebabkan oleh aktivitas ekonomi yang mandek, kebijakan beraktivitas dan bekerja dari rumah menyebabkan konsumen menahan uang mereka. Sehingga terjadilah pelemahan ekonomi di berbagai macam sektor bisnis. Yang mengakibatkan target penjualan tidak bisa tercapai.

Pada industri bisnis yang bergerak di sektor properti memang terjadi penurunan penjualan, akan tetapi tidak membuat produk properti yang dijual juga ikut melemah. Baik itu dari sisi harga jual properti maupun juga dari potensi investasi properti yang tetap menjanjikan.

Menurut Nuri Hendra, Chief Marketing Officer Primaland Indonesia, kejadian tersebut menjadi bukti bahwa sektor properti khususnya produk hunian atau perumahan bisa diandalkan di masa yang sulit. Meskipun berada ditengah-tengah badai pandemi produk properti mampu menahan harga jualnya tetap stabil minimal di atas nilai investasi.

“Produk properti di pasar lokal tidak pernah mengalami penurunan harga, paling parah hanya melambat saja atau stagnan tapi tidak pernah sampai harganya jatuh turun. Itu berarti produk properti khususnya produk hunian atau perumahan sangat bisa diandalkan untuk melindungi nilai kekayaan di saat pandemi seperti sekarang,” Jelasnya.

Mas Nuri juga menjelaskan perjalanan harga properti dalam kurun waktu satu dasa warsa terakhir. Rata-rata harga properti terus beranjk naik dari tahun ketahun baik itu karena faktor lokasi maupun karena faktor lainnya. Dan ini menunjukkan bahwasanya properti sangat cocok dijadikan sebagai pilihan investasi jangka panjang yang aman.

“Kesimpulannya sampai saat ini pasar untuk produk properti tetap confident. Harga produk properti khususnya di Indonesia sulit untuk turun, karena permintaan pasar akan properti khususnya produk hunian masih sangat tinggi sekali,” Tambahnya. [MAI]

Leave a Reply