Olahraga Anjuran Rasulullah – Menjaga kesehatan tubuh sangat penting. Hal ini juga ada dalam hadist Rasulullah SAW,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Artinya: “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang.” (HR Bukhari).

Dalam menjaga kesehatan tubuh, Rasulullah SAW rajin olahraga setiap hari. Rasulullah SAW menganjurkan pada kita untuk mengajarkan olahraga berenang, memanah, dan naik kuda kepada anak-anak. Tidak hanya tiga olahraga tersebut, Rasulullah SAW juga jalan kaki dan lari untuk menjaga kesehatannya.

Berikut ini jenis olahraga anjuran Rasulullah kepada umat muslim beserta hadistnya. Yuk, langsung saja di simak!

#1 Berkuda

Berkuda salah salu olahraga yang dianjurkan Rasulullah dan mungkin cukup populer bagi umat muslim. Dari hadist riwayat Ahmad, menyebutkan jika Umar pernah berkata, “Ajarkanlah anak-anakmu berenang dan memanah, dan perintahkanlah mereka supaya melompat di atas punggung kuda.”

Berkuda memberikan manfaat merawat segala masalah tulang belakang manusia. Karena saat kuda melompat dan berlari  menyebabkan pergerakan vetebra tulang belakang kita yang bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut. Manfaat lain adalah menurunkan stres dan tekanan akibat kegiatan sehari-hari. Rutin berkuda mampu menjaga kesehatan fisik dan mental sehingga bisa hidup lebih produktif.

#2 Memanah

Olahraga ini juga anjuran Rasulullah yang membutuhkan ketangkasan, konsentrasi, dan juga ketepatan bidikan. Rasulullah bersabda:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُوَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍأَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ  الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّالْقُوَّةَ الرَّمْيُ

Artinya: Rasulullah SAW berada di atas mimbar berkata: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi. Ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah bahwa kekuatan itu adalah memanah!” (HR Muslim).

Berikut sepuluh manfaat melakukan olahraga panahan;

  1. Meningkatkan koordinasi tangan dan mata, serta keseimbangan.
  2. Meningkatkan fleksibilitas tangan dan jari.
  3. Membangun kekuatan tubuh.
  4. Meningkatkan kesabaran.
  5. Meningkatkan fokus.
  6. Membangun kepercayaan diri.
  7. Merupakan olahraga sosial.
  8. Merupakan bentuk latihan kebugaran.
  9. Merelaksasi tubuh.
  10. Merupakan olahraga yang dapat dimainkan semua orang.

#3 Lari

Lari merupakan olahraga paling mudah yang bisa dilakukan oleh siapapun. Seperti dalam hadist dari Aisyah RA yang sempat lomba lari dengan Rasulullah SAW.

خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأنا خَفِيفَةُ اللَّحْمِ فَنَزَلْنَا مَنْزِلاً فَقَالَ لأَصْحَابِهِ : تَقَدَّمُوا ثُمَّ قَالَ لِي: تَعَالَيْ حَتَّى أُسَابِقَكِ فَسَابَقَنِي فَسَبَقْتُهُ ثُمَّ خَرَجْتُ مَعَهُ فِي سَفَرٍ آخَرَ ، وَقَدْ حَمَلْتُ اللَّحْمَ فَنَزَلْنَا مَنْزِلاً فَقَالَ لأَصْحَابِهِ : تَقَدَّمُوا ثُمَّ قَالَ لِي : تَعَالَيْ أُسَابِقُكِ فَسَابَقَنِي فَسَبَقَنِي فَضَرَبَ بِيَدِهِ كَتِفِي وَقَالَ : هَذِهِ بِتِلْكَ.

Artinya: Aku (‘Aisyah RA) pernah keluar bersama Rasulullah SAW dan saat itu aku masih kurus. Ketika kami telah sampai di suatu tempat, beliau berujar kepada para sahabatnya: “Pergilah kalian terlebih dahulu!” Kemudian beliau menantangku untuk berlari, “Ayo kesinilah! aku akan berlomba denganmu!” kemudian beliau berlomba denganku, namun akhirnya aku memenangkan lomba tersebut.

#4 Berenang

Berenang menjadi anjuran Rasulullah untuk berolahraga yang sangat efektif dalam membakar kalori tubuh.Manfaat berenang dan mengajarkannya sudah ditulis dalam hadist.

كُلُّ شَئْ ٍلَيْسَ فِيْهِ ذِكْرُ اللهِ فَهُوَ لَهْوٌ وَلَعِبٌ إِلاَّ أَرْبَعٌ مُلاَعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَتَأْدِيْبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرْضَيْنِ وَتَعْلِيْمُ الرَّجُلِالسِّبَاحَةَ

Artinya: Dari Jabir bin Abdillah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR An-Nasa’i).

Leave a Reply