Kenali Pondasi Tapak – Terdapat banyak jenis pondasi yang bisa digunakan untuk membangun rumah. Seperti pondasi tapak yang kerap digunakan pada bangunan bertingkat karena pondasi ini sangat efektif menjaga beban dan membuat bangunan tetap stabil.

Kali ini kita akan mengulas tentang pondasi tapak yang kamu ketahui agar proses pembangunan rumah bisa dilakukan secara maksimal dan membuat bangunan lebih kokoh. Yuk, langsung saja disimak, berikut ini ulasannya!

Kenali Pondasi Tapak

Pondasi ini terbuat dari beton bertulang dan dibentuk menyerupai telapak yang terletak di bagian bawah tiang . Pondasi ini kerap digunakan pada bangunan bertingkat yang dibuat di atas tanah lembek karena berfungsi sebagai tumpuan dari struktur kolom.

Pondasi ini biasanya dibuat lebih besar dari kolomnya pada bagian atas agar bisa meneruskan beban ke lapisan tanah secara optimal. Sedangkan kedalaman pondasi ini akan disesuaikan menurut keberadaan tanah keras sehingga pembuatan bangunan menjadi lebih stabil dan aman. 

Bahan Pondasi Tapak

Pembuatan pondasi tapak ini dari bahan yang mudah ditemukan dipasaran. Bahan utamanya adalah pasir beton, besi beton, semen, papan kayu untuk digunakan sebagai cetakan, serta batu pecah dengan ukuran sekitar 3 cm atau menggunakan kerikil yang memiliki ukuran sama. Beberapa bahan ini wajib ada untuk memperkuat pondasi tapak ini.

Jenis Pondasi Tapak

Pondasi tapak ini memiliki berbagai jenis yang dapat kamu sesuaikan dengan bangunan ataupun kondisi tanah. Pertaama, pondasi tapak setempat yang memiliki karakter telapak berbentuk persegi dan berfungsi untuk meningkatkan keseimbangan pada bangunan. Kedua, pondasi tapak dinding yang memiliki fungsi untuk menahan dinding yang bertumpu pada pondasi.

Ketiga, pondasi tapak gabungan yang dapat menopang dua kolom atau lebih secara sekaligus. Keempat, pondasi tapak pelat dengan telapak berukuran besar untuk menahan beban pada seluruh kolom ataupun dinding pada bangunan, serta pondasi tapak tiang pancang yang dapat meneruskan beban konstruksi bangunan secara efektif ke tiang yang dipancangkan di dalam tanah.

Kelebihan Pondasi Tapak

Pondasi tapak ini memiliki keunggulan, yaitu biaya pembuatan yang cenderung lebih murah. Pondasi tapak ini juga lebih mudah pada proses pengerjaannya karena tak perlu dilakukan penggalian tanah yang terlalu dalam. Selain itu, pemasangan pondasi tapak juga memerlukan proses yang lebih sederhana karena pengecoran bisa dilakukan di lubang galian. Pondasi ini memiliki kemampuan untuk menahan beban bangunan mencapai 4 lantai, serta daya dukung yang tahan lama.

Kekurangan Pondasi Tapak

Pondasi tapak ini juga memiliki kekurangan yang perlu kamu ketahui. Pertama, proses pengeringan beton yang memakan waktu cukup lama agar bisa dipindahkan ke posisi lubang pondasi. Jika kamu membuat pondasi diluar lubang galian, memerlukan waktu lebih lama karena proses pengerjaannya harus dilakukan menggunakan cetakan.

Selain itu, pembuatan pondasi tapak ini juga memerlukan keahlian khusus. Pembuatannya harus dilakukan lebih awal dari pengerjaan bangunan karena proses pengeringan umumnya memerlukan waktu sekitar satu bulan sebelum dapat digunakan.

Demikianlah ulasan mengenai pondasi tapak ini. Semoga bermanfaat dan pantau terus blog kami untuk mendapatkan artikel menarik lainnya.

Leave a Reply