Genteng beton merupakan genteng yang terbuat dari semen dan pasir kemudian dikombinasikan dengan pigmen berwarna. Genteng ini memiliki kekuatan bahan yang baik dan warna tidak mudah luntur.

Genteng ini menjadi pilihan beberapa orang karena ketahanannya dan desainnya yang cocok untuk rumah minimalis. Namun, jangan mengikuti apa yang orang lain terapkan pada huniannya sebelum kalian mengetahui dengan pasti bahan yang digunakan. Kamu harus mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

Nah, buat kalian yang ingin menggunakan genteng ini, kami akan jelaskan beberapa kelebihan dan kekurangannya. Simak penjelasan berikut ini, ya!

Sebelum memasukki kelebihan dan kekurangan dari genteng beton, yang harus kalian ketahui pertama adalah karakteristiknya. Genteng beton ini tahan lama, tetapi harganya mahal.

Dahulu, genteng terbuat dari batu tulis dan tanah liat saja. Namun, seiring berjalannya waktu, genteng juga terbuat dari beton yang dicetak kemudian diwarna. Terdapat beberapa bentuk yang beragam seperti melengkung, datar, bergalur dan masih banyak lagi.

Kelebihan Genteng Beton

  1. Tahan Lama

Genteng beton dapat bertahan lebih dari 100 tahun. Pastikan penggunaannya pada daerah yang beriklim tepat. Genteng ini diklaim mampu tahan hujan es, angin kencang dan api. Ada beberapa pabrik genteng ini yang menawarkan garansi 50 tahun.

  1. Bentuk Bervariasi

Genteng yang biasa dijual dipasaran berbentuk datar dan bergelombang. Jadi, kamu bisa menyesuaikan dengan konsep hunian yang dibangun. Untuk hasil lebih modern dan elegan, kamu bisa memilih bentuk genteng yang datar.

  1. Memiliki Banyak Pilihan Warna

Genteng ini memiliki beberapa warna, yaitu coklat, biru dan hijau. Kalian bisa menyesuaikan warna genteng dengan konsep rumah yang dibuat.

  1. Memantulkan cahaya

Hebatnya genteng ini efektif dalam menghadapi perubahan cuaca. Juga mampu memantulkan panas matahari dengan baik. Itulah sebabnya hunian yang menggunakan genteng ini memiliki ruangan yang tetap sejuk dan terjaga pada saat musim panas. Cocok sekali untuk negara beriklom tropis seperti Indonesia ini.

  1. Bisa Dicat Ulang

Warna genteng ini tidak selamanya bisa awet, ada saatnya warnanya akan memudar. Namun, kamu bisa langsung mengecet ulang tanpa mengganti genteng baru. Bahkan kamu bisa memperbaiki retakan kecil di permukaan sendiri dengan melapisi pelapis khusus yang mampu memperkuat gentengnya lagi.

Kekurangan Genteng Beton

  1. Berat

Bobot genteng beton ini bisa mencapai 60kg/m2. Jadi, kamu perlu memastikan struktur atap dengan baik sebelum memasang genteng. Selain itu, pemasangannyapun cukup rumit dan membutuhkan beberapa tenaga kerja untuk memasangnya.

  1. Perawatan Extra

Genteng ini membutuhkan perawatan yang ekstra seperti pelapis khusus dan emulsi. Hal ini dilakukan sekitar 1-2 kali dalam sebulan untuk menjaga kondisi genteng. Genteng ini perlu dilapisi sebab memiliki struktur yang berpori. Lapisan ni berguna agar tidak timbul kelembapan pada genteng.

  1. Tidak Cocok untuk Semua Kemiringan Atap

Genteng ini tidak boleh digunakan pada atap dengan kemiringan kurang dari 4:12. Jadi, sebelum memasang tetukan kemiringan atap, ya. Jangan sampai salah pilih genteng, sesuaikan dengan atap dan konsep rumah.

  1. Biaya Mahal

Pemasangan genteng ini bisa menghabiskan biaya 2 hingga 3 kali lipat dari yang lainnya. Tapi akan sebanding dengan jangka daya tahannya yang cukup lama.

Inilah beberapa kelebihan dan kekurangan dari genteng beton. Pilihlah genteng yang sesuai dengan konsep hunianmu. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Leave a Reply