Pasti kalian pernah melihat tumpukan batu yang ditahan dengan kawat, kan? Ini biasanya berada di area pegunungan atau pinggiran sungai. Tahukah kalian pengertian dan fungsi dari gabion, terutama bagi rumah? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Pengertian Gabion

Kata gabion berasal dari bahasa Italia gabbione” yang berarti sangkar besar. Sedangkan dalam dunia konstruksi, Gabion merupakan dinding berbahan besi kawat yang sering digunakan di konstruksi jalan, aplikasi militer, hingga pembentukan lanskap.

Gabion terbuat dari anyaman kawat berlapis zinc heavy galvanize dengan lilitan ganda (double twist) yang membentuk heksagonal dengan cara diikat kuat di antara sisi-sisinya.

Fungsi Gabion dalam Konstruksi

#1 Sebagai Dinding Penahan

Misal:

  • penghalang kebisingan;
  • penahan dinding banjir;
  • penyaringan lumpur dam bendungan kecil; dan
  • material lapisan kanal.

Sebagai dinding penaham kontruksi ini dapat digunakan mengarahkan kekuatan aliran air banjir ke sekitar struktur yang rentan.

#2 Sebagai Pagar Rumah

Kontruksi ini juga cocok untuk dijadikan pagar rumah karena sifatnya kokoh dan tahan segala cuaca. Kebanyakan pagar kontruksi ini menggunakan pintu kayu yang warnanya disesuaikan dengan pagarnya. Misal, batunya menggunakan warna kecokelatan, maka pinttunya juga menggunakan pintu kayu berwarna coklat.

#3 Gabion Taman

Kontruksi ini bisa digunakan untuk dinding pembatas taman. Ini membuat tamanmu terlihat bernuansa rustic. Pilihlah bebatuan yang warnanya senada dengan material di sekitarnya. Untuk ukuran batunya, sesuaikan dengan selera. Dengan demikian, suasana taman pun akan terasa makin alami.

#4 Tempat Duduk

Tempat duduk tidak hanya terbuat dari kayu dan besi saja, kamu juga bisa membuat termpat duduk dari gabion. Tambahkan papan kayu supaya terasa nyaman saat diduduki. Jika memungkinkan, kamu juga bisa memadukannya dengan spons.

Keunggulan Gabion

Keunggulan dari kontruksi ini adalah fleksibel. Artinya, gabion dapat mengikuti pergerakan tanah di bawahnya tanpa merusak konstruksi bangunan. Selain itu, kontruksi ini tembus air sehingga dapat mengurangi tekanan tanah aktif. Air akan mengalir menembus celah bebatuan

Gabion juga bersifat ramah lingkungan. Ukurannya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Bagi kamu yang ingin menggunakan kontruksi ini di rumah, biaya pemasangannya tergolong ekonomis. Karena bahan baku pembuatannya cukup murah. Sederhana dan tidak memerlukan mesin canggih.  Tak hanya itu, biaya di kemudian hari juga bisa dipangkas karena kontruksi ini tidak butuh perawatan rutin.

Kekurangan Gabion

Berikut ini kekeurangan dari gabion yang perlu kalian ketahui:

  • Bahan dasarnya yang terbuat dari kawat galvanis tebal, sehingga tidak tahan terhadap kondisi air yang mengandung kadar garam dan asam tinggi
  • Memerlukan lahan yang lebar dalam membangun dindingnya

Cara Pasang Gabion

Beikut ini cara pasang gabion, ikuti yuk:

  • Pasangkan patok dan benang untuk menandakan daerah pemasangan gabion berdasarkan dimensi jaring dan desain.
  • Pastikan kemiringan paling tidak 45 derajat. Jangan lupa gunakan penopang dan lembaran papan untuk penahan jika diperlukan. Pastikan daerah penggalian selalu kering dengan menggunakan pompa listrik dan generator.
  • Selama proses penggalian, letakkan bronjong pada pinggir slope dan mulai dibentuk memanjang dengan ukuran lebar x tinggi yaitu 1000 x 500 meter.
  • Bungkus jaring hingga berbentuk kotak dan ikatkan bersama bagian tepinya menggunakan kawat yang telah digavanisir d=3 mm. Jepit dan ikat, serta potong dengan tang.
  • Kemudian, isi jaring gabion dan ikat secara bersama-sama dengan sejajar.
  • Bronjong yang diletakkan di atas harus dihubungkan juga dengan yang lainnya.
  • Ketika struktur gabion sudah selesai dibentuk, pastikan semua celah di sekeliling bronjong ditimbun kembali dan dipadatkan dengan sempurna.

Leave a Reply