Pengertian Aset – Ketika ingin memulai bisnis, banyak sekali hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari modal awal, tempat produksi, karyawan, gaji karyawan dan lain-lain. Seorang pembisnis membutuhkan dana besar guna untuk mengembangkan bisnis yang dijalani.

Di dalam bisnis, aset kerap disebut bahkan digunakan. Sebagai pembisnis harus mengetahui apa itu aset dan seberapa pentingnya aset dalam menjalankan bisnis. Berikut ini penjelasannya!

Pengertian Aset

Definisi aset dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) mengartikan bahwa aset merupakan kekayaan yang berupa uang atau wujud benda nyata. Menurut Wikipedia, aset merupakan salah satu saldo nominal debit yang memberikan manfaat usaha dikemudian hari.

Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan International Accounting Standards Committee (IASC), Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari hal yang terjadi sebelumnya dan bermanfaat untuk perusahaan dikemudian hari.

Kesimpulannya, aset adalah sesuatu yang memiliki nilai ekonomi/ yang dapat dijual dan memberikan manfaat (menguntungkan) bagi pemiliknya di masa depan.

Ada 3 hal yang menyebabkan benda bisa dikatakan sebagai aset, yakni:

  • Kepemilikan. Aset sebagai harga yang memiliki pemilik yang bertujuan untuk mengembangkan bisnisnya. Pihak yang memiliki aset ini yang mampu mengendalikan semua aset yang dimiliki.
  • Nilai ekonomi. Aset ini dapat bernilai setara dengan uang dan bisa berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
  • Sumber daya. Aset ini dinilai dapat memberikan keuntungan bagi pemiliknya di masa mendatang.

Jenis Aset

Aset dibagi menjadi 4 jenis, berikut ini penjelasannya:

1. Aset Tetap

Aset tetap adalah kekayaan berwujud benda padat yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang digunakan untuk operasional perusahaan. Aset ini tidak bisa dijual atau dicairkan berupa uang tunai. Aset tetap ini berupa aset jangka panjang, jadi bisa digunakan hingga 1 tahun dan lebih.

Contohnya seperti gedung, tanah, peralatan kerja, alat produksi dan berbagai hal lainnya yang mendukung berjalannya sebuah bisnis. Oleh karena itu, aset tetap ini tidak bisa dijual selama bisnis pada perusahaan tersebut masih berjalan dengan baik. Kecuali, jika perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan, baru pemilik aset ini / perusahaan tersebut bisa menjual aset ini.

2. Aset Lancar

Aset ini diartikan sebagai kekayaan yang bisa dicairkan berupa uang tunai. Aset lancar memiliki beberapa jenis, seperti Aset kas. Kas disini semua kekayaan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Biasanya berupa deposito bank yang bisa diambil dan digunakan kapan saja. Ada juga aset Surat berharga. Surat ini berbentuk kepemilikan saham, surat hutang atau lainnya yang bisa dijual.

Selain itu, ada aset piutang dagang yang berupa tagihan perusahaan kepada pihak lain atas penjualan barang atau jasa secara kredit.Aset Piutang wesel dan Piutang pendapatan. Piutang wesel merupakan Penagihan yang dilakukaan sesuai apa yang tertera pada surat tersebut. Sedangkan Piutang pendapatan merupakan transaksi yang dilakukan oleh pihak lain atas pembelian barang/jasa namun belum melakukan pembayaran.

Setelah itu, ada beban pembayaran dimuka. Perlengkapan berupa peralatan yang digunakan untuk operasional bisnis yang sifatnya habis pakai. Terakhir aset persediaan barang dagang, yakni barang pembelian yang nantinya akan dipasarkan kembali dengan tujuan mendapatkan keuntungan

3. Aset Berwujud dan Tidak Berwujud

a. Aset berwujud. Artinya aset yang tampak, bisa disentuh dan dipegang. Seperti, bangunan, tanah, peralatan barang, uang dll.

b. Aset tidak berwujud. Aset ini tidak terlihat namun memberikan keuntungan bagi perusahaan. Contoh aset yang tak berwujud, seperti Hak cipta, Brand, Hak sewa, Waralaba, Trademark.

4. Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang termasuk aset karena berupa kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Investasi jangka panjang menjadi modal yang ada pada perusahaan lain dalam jangka waktu panjang. Investasi ini bertujuan untuk menambah keuntungan perusahaan sendiri dan mengontrol perusahaan lain.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Aset. Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat mencoba dan memperbaiki manajemen aset pada perusahaanmu.

Leave a Reply